Jawaban:
U_U MAAF GAK BISA JAWAB BISANYA INI DOANG.
Nabi Muhammad memiliki perhatian yang besar manakala ada salah satu sahabatnya yang jatuh sakit. Berbagai macam hal dilakukan Nabi Muhammad untuk meringankan beban penderitaan sahabatnya yang sakit, mulai dari menjenguk hingga menghiburnya. Berikut sikap Nabi Muhammad ketika mengetahui sahabatnya sakit.
Nabi Muhammad memiliki perhatian yang besar manakala ada salah satu sahabatnya yang jatuh sakit. Berbagai macam hal dilakukan Nabi Muhammad untuk meringankan beban penderitaan sahabatnya yang sakit, mulai dari menjenguk hingga menghiburnya. Berikut sikap Nabi Muhammad ketika mengetahui sahabatnya sakit.Pertama, menjenguk. Nabi Muhammad selalu meluangkan waktunya untuk menjenguk sahabatnya yang sedang sakit. Meski tengah sibuk sekali pun, jika mendengar kabar salah seorang sahabatnya sakit, maka Nabi Muhammad langsung menjenguknya.
Nabi Muhammad memiliki perhatian yang besar manakala ada salah satu sahabatnya yang jatuh sakit. Berbagai macam hal dilakukan Nabi Muhammad untuk meringankan beban penderitaan sahabatnya yang sakit, mulai dari menjenguk hingga menghiburnya. Berikut sikap Nabi Muhammad ketika mengetahui sahabatnya sakit.Pertama, menjenguk. Nabi Muhammad selalu meluangkan waktunya untuk menjenguk sahabatnya yang sedang sakit. Meski tengah sibuk sekali pun, jika mendengar kabar salah seorang sahabatnya sakit, maka Nabi Muhammad langsung menjenguknya.Apa yang dilakukan Nabi Muhammad itu bukan lah sebuah beban atau keterpaksaan, namun sebuah hak yang harus ditunaikan seorang Muslim. Dalam satu hadits, Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa hak Muslim atas Muslim lainnya itu ada lima, di antaranya adalah menjenguk orang sakit.
Nabi Muhammad memiliki perhatian yang besar manakala ada salah satu sahabatnya yang jatuh sakit. Berbagai macam hal dilakukan Nabi Muhammad untuk meringankan beban penderitaan sahabatnya yang sakit, mulai dari menjenguk hingga menghiburnya. Berikut sikap Nabi Muhammad ketika mengetahui sahabatnya sakit.Pertama, menjenguk. Nabi Muhammad selalu meluangkan waktunya untuk menjenguk sahabatnya yang sedang sakit. Meski tengah sibuk sekali pun, jika mendengar kabar salah seorang sahabatnya sakit, maka Nabi Muhammad langsung menjenguknya.Apa yang dilakukan Nabi Muhammad itu bukan lah sebuah beban atau keterpaksaan, namun sebuah hak yang harus ditunaikan seorang Muslim. Dalam satu hadits, Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa hak Muslim atas Muslim lainnya itu ada lima, di antaranya adalah menjenguk orang sakit.Selain itu, tujuan Nabi Muhammad mendatangi orang sakit adalah untuk membahagiakan orang tersebut dan keluarganya. Bagaimana tidak, seorang sahabat akan sangat senang manakala dikunjungi Nabi Muhammad di rumahnya. Bagi seorang sahabat, kedatangan Nabi Muhammad adalah sebuah berkah tersendiri.
Nabi Muhammad memiliki perhatian yang besar manakala ada salah satu sahabatnya yang jatuh sakit. Berbagai macam hal dilakukan Nabi Muhammad untuk meringankan beban penderitaan sahabatnya yang sakit, mulai dari menjenguk hingga menghiburnya. Berikut sikap Nabi Muhammad ketika mengetahui sahabatnya sakit.Pertama, menjenguk. Nabi Muhammad selalu meluangkan waktunya untuk menjenguk sahabatnya yang sedang sakit. Meski tengah sibuk sekali pun, jika mendengar kabar salah seorang sahabatnya sakit, maka Nabi Muhammad langsung menjenguknya.Apa yang dilakukan Nabi Muhammad itu bukan lah sebuah beban atau keterpaksaan, namun sebuah hak yang harus ditunaikan seorang Muslim. Dalam satu hadits, Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa hak Muslim atas Muslim lainnya itu ada lima, di antaranya adalah menjenguk orang sakit.Selain itu, tujuan Nabi Muhammad mendatangi orang sakit adalah untuk membahagiakan orang tersebut dan keluarganya. Bagaimana tidak, seorang sahabat akan sangat senang manakala dikunjungi Nabi Muhammad di rumahnya. Bagi seorang sahabat, kedatangan Nabi Muhammad adalah sebuah berkah tersendiri.Kedua, memberikan kabar gembira. Ketika melawat orang sakit, Nabi Muhammad juga menyampaikan kabar gembira kepada yang bersangkutan. Kata Nabi, orang sakit akan mendapatkan pahala atas penyakit yang menimpanya dan dosa-dosanya akan dihapus dengan sakitnya. Hal ini pernah diutarakan Nabi Muhammad ketika mengunjungi Ummul Ala atau Ummu Kharijah binti Zaid bin Tsabit.
Ketiga, mendoakan. Ketika menjenguk orang sakit, Nabi Muhammad selalu berdoa agar Allah memberikan kesembuhan dan mengangkat penyakitnya. Terkadang Nabi Muhammad juga menyertakan doa pengampunan dosa dan perlindungan agama mereka yang sedang sakit.
Penjelasan:
Bergembiralah wahai Ummul Ala, sebab Allah akan menghapus dosa-dosa seorang Muslim dengan sakit, seperti api yang menghapus kotoran emas dan perak,